Logiskah Alasan Tidak Berhijab Itu?


Banyak wanita yang didekatkan dengan hijab alias menutup aurotnya. Banyak pula yang akhirnya memutuskan untuk berhijab namun masih banyak juga yang tidak. Wanita-wanita itu jika ditanya “Kapan kamu akan berhijab?” mereka pasti menghindar dari pertanyaan tersebut dan mengatakan “ah, hatiku yang berhijab” maksudnya mereka memandang bahwa hijab itu bukanlah suatu hal yang penting. Yang penting hatinya bersih. Yang penting imannya kuat. Inilah permasalahan sepele yang membuat mereka terlihat sangat malang di mataku. Kenapa? Karena itu sebuah pernyataan yang salah. Benar-benar salah
.
Apakah benar hatimu akan bersih jika tidak berhijab?

Allah memerintahkan kepada para wanita untuk menutup seluruh badannya kecuali muka dan telapak tangan. Perintah ini dapat Anda temukan di dalam Kitab Agung-Nya. Bahkan Dia menuliskannya lebih dari satu ayat. Seperti yang kita ketahui, Allah tidak akan memerintahkan sesuatu tanpa alasan. Allah Maha Penyayang. Dia sangat mencintai kita lebih dari siapa pun meskipun kita tak begitu mencintai-Nya. Semua perintah dan laranganNya dibuat hanya untuk kebaikan makhluk-makhlukNya. Tidak ada maksud yang dapat merugikan kita. Tidak sama sekali!
Baiklah, langsung saja. Pria mana yang tidak berdesir nafsunya jika ia melihat lekukan tubuh wanita? Apalagi jika wanita itu cantik, bening, dan terlihat sexy. Hmm.. sangat menggoda bukan? Kalau sudah begitu pasti terlintas dipikirannya hal-hal yang dapat mengundang syahwat. Ia akan berimajinasi tentang kecantikanmu, lekuk tubuhmu (wanita). Hal inilah yang dapat menggoyahkan iman. Makanya, Allah menentukan batas-batas aurot untuk kita. So, jangan salahkan mereka dong kalo mereka menggodamu… kan mereka begitu gara-gara kamu.
Dan tahukah kamu bahwa syahwat itu termasuk perbuatan yang mendekati zina? Dan perbuatan “mendekati zina” ini sudah mendapat dosa. Dan aurotmu yang menjadi penyebabnya. Apa yang sudah kamu perbuat (mengumbar aurot) hampir sama dengan yang setan lakukan. Setan selalu membisikkan kejahatan biar mereka berdosa dan hatinya semakin hitam. Bukankah dengan mengumbar aurot, secara tidak sadar kamu sudah membisikkan suatu kejahatan? Udah sama kayak setan belum? Bagaimana dengan hatimu? Kamu seperti orang jahat yang akan menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Apa iya orang jahat itu hatinya bersih?

Iman itu letaknya di hati. Jadi, kita cukup menjaga iman kita. Really???

Kamu ini sebenarnya tau gak sih iman itu apa? Dibawah ini adalah definisi iman yang selalu ada di buku-buku yang membahas iman. Simak baik-baik.
Menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah iman adalah: “Keyakinan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan.”
Jadi, apakah iman itu hanya di hati saja?
Perlu Anda ketahui bahwa iman itu tidak hanya di hati saja. Akan, tetapi iman harus ada di hati, lisan, dan perbuatan. Ketika seseorang mengatakan iman dengan lidahnya tanpa disertai keyakinan hatinya, itu adalah keadaan orang-orang munafik. Begitu juga halnya dengan orang yang beramal hanya sebatas aktivitas anggota tubuh, tetapi tidak disertai dengan keyakinan hati, itu merupakan keadaan orang-orang munafik.
Orang yang beriman akan melakukan apapun yang diperintahkan Allah kepadanya. Orang yang beriman juga tidak akan melakukan hal-hal yang dilarang oleh Tuhannya.
Perintah berhijab adalah perintah dari Allah untuk muslimah (wanita yang beragama Islam). Dan jika kau tidak melakukannya berarti imanmu tidak utuh.

Jika Anda mempunyai alasan lain tolong beritahu saya. Dengan senang hati saya akan membantumu untuk segera berhijab :)
So, Kapan kamu akan berhijab?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Expired] Voucher Krispy Kreme sampai 26 April 2017